Emagz, Bekasi – Kegiatan jaring aspirasi (Reses) yang dibalut diskusi dua arah antara warga dengan wakil rakyat, berlangsung dalam suasana kekeluargaan.
Dalam kegiatan reses untuk membangun wilayah di daerah pemilihannya, anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar, Dariyanto, langsung disuguhi beragam masalah, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga penanggulangan masalah banjir di lingkungan.
“Kebetulan reses kali ini, warga di dapil saya banyak menyuarakan masalah banjir di lingkungan yang sampai saat ini belum teratasi hingga genangan air akibat meluapnya saluran air di area tersebut,” tutur Dariyanto saat reses di RT003, RW03, Bekasijaya, Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, Minggu 27/4/2025.
Lanjut Dariyanto, sebenarnya permasalahan penanganan banjir di lokasi tersebut sudah diajukan dirinya agar bisa segera terealisasi pengerjaannya pada tahun 2025 ini.
“Anggaran untuk penanganan banjir di lokasi tersebut sudah saya ajukan pengerjaannya di tahun ini,” tegas Dariyanto usai meninjau langsung lokasi banjir yang dikeluhkan warga.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga tidak menutupi adanya masalah yang timbul terkait banjir tersebut, antara warga yang berada di Kompleks Perumahan Bekasi Jaya Indah (BJI) dengan warga yang tinggal di perkampungan, karena airnya menggenangi kedua wilayah tersebut.
“Banjir yang terjadi saat ini menimbulkan konflik di tengah-tengah warga, antara warga yang tinggal di perumahan dan perkampungan. Untuk itu, saya hadir disini agar mencarikan solusi terbaik terkait permasalahan banjirnya,” katanya.
Dirinya juga menyebutkan, untuk rencananya perbaikan saluran air solusi dari banjirnya, sepanjang 300 meter dan akan dikerjakan tanpa mengganggu warga yang tinggal di lokasi tersebut dengan tetap mengkoordinasikan antara RT serta komitmen warga untuk dibongkar pagarnya yang menutup saluran airnya untuk dilakukan perbaikan.
“Perbaikan saluran airnya sepanjang 300 meter. Hanya saja, yang direalisasikan setengahnya dulu sepanjang 150 meter dan sisanya berikutnya,” ujarnya.
Terpisah, Ketua RT003, Muhammad Najum mengatakan, selain penanganan permasalahan banjir yang diusulkan warga, pembuangan air yang awalnya sebelum adanya perumahan tersebut berjalan lancar, namun setelah adanya perumahan, maka pembuangan airnya berbalk ke arah pemukiman warga yang berada di perkampungan.
“Untuk itu, kami mengusulkan kepada wakil rakyat yang berada di dapil Bekasi Timur-Bekasi Selatan agar di wilayah kami dibangun saluran sendiri atau dibuatkan crossing dan dalam setiap kegiatan reses selalu kami sampaikan hal tersebut,” pintanya.
