Emagz – Jelang masa pemungutan suara pilkada Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Utara memetakan lokasi TPS Rawan Banjir yang ada di wilayahnya.

Sekretaris Kecamatan Bekasi Utara, Afandi mengatakan, jelang pelaksanaan pilkada, Kecamatan Bekasi Utara sudah melakukan koordinasi dengan semua unsur agar pada saat pendistribusian logistik pilkada oleh KPU Kota Bekasi bisa berjalan dengan lancar.

“Sudah kami rapatkan dengan semua unsur terkait. Yang jelas, kami ingin pelaksanaan pilkadanya bisa berjalan dengan lancar, khususnya di wilayah Kecamatan Bekasi Utara,” terang Afandi saat ditemui di ruang kerjanya pada, Jumat 15 November 2024.

Ia juga menjelaskan, pada saat pendistribusian logistik pilkada dimasing-masing Kelurahan di wilayah Kecamatan Bekasi Utara, pihak keamanan hingga staf yang ada, sudah dikondisikan untuk menjaga logistik pilkadanya dengan maksimal.

“Sebelum didistribusikan ke masing-masing TPS, kami juga mengimbau agar pengamanannya diperketat,” tegasnya.

Selain itu, untuk saat ini, dirinya juga meminta kepada seluruh petugas yang terlibat pada pelaksanaan pilkadanya, agar memetakan lokasi TPS yang rawan banjir.

“Stake holder terkait mulai dari tiga pilar, Kecamatan, Kelurahan, para petugas yang terlibat, juga kami tekankan untuk melakukan pemetaan lokasi TPS rawan banjirnya,” paparnya.

Afandi juga menuturkan, berdasarkan data yang dimilikinya, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kecamatan Bekasi Utara sebanyak 247.818 ribu DPT, sedangkan untuk TPS-nya sendiri berjumlah 484 yang tersebar di 6 Kelurahan.

“Kalau berdasarkan pemantauan tim di lapangan, TPS yang rawan banjir disini terdapat 4 titik dan jumlah DPT-nya berjumlah 247.818 ribu DPT dengan jumlah TPS 484 buah,” ungkapnya.

Sebagai langkah antisipasi terhadap lokasi TPS rawan banjir, nantinya TPS tersebut akan dipindahkan ke SD terdekat, jika pada hari pemungutan suaranya hujan dan banjir.

“Jika pada hari pelaksanaannya hujan dan banjir, kami juga sudah mengantisipasi TPS-nya dengan memindahkannya ke lokasi Sekolah Dasar (SD) terdekat,” tandasnya.