Emag, Bekasi – Usai pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi, lakukan evaluasi terhadap pelanggaran pada pelaksanaan pemilu dan siap memberikan pendidikan politik bagi warga Kota Bekasi.
Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Vidya Nurrul Fathia kepada matrasnews.com. Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus kepada proses pelaksanaan evaluasi terkait pelaksanaan pemilu yang didalamnya terdapat sejumlah pelanggaran yang dilaporkan ke pihaknya.
“Kami saat ini tengah fokus melakukan evaluasi secara menyeluruh. Seperti diketahui bahwa secara keseluruhan pelanggaran pemilu yang terjadi sebanyak 18 laporan dan semuanya sudah dilakukan proses registrasi ke Bawaslu RI,” terang Vidya, Jumat 14/3/2025.
Lanjut Vidya, nantinya hasil dari evaluasi tersebut akan menjadi sebuah bahan bagi Bawaslu Kota Bekasi sebagai salah satu poin penting untuk melakukan perbaikan terhadap pelaksanaan pemilu yang lebih baik lagi di Kota Bekasi.
“Hasilnya sudah pasti akan menjadi dasar kami untuk meningkatkan kinerja pada proses penyelenggaraan pemilu mendatang, agar lebih baik lagi. Karena seperti kita ketahui bahwa presentase keikutsertaan warga Kota Bekasi dalam pemilunya hanya mencapai 55 persen dan hal inilah yang akan coba kami bahas bersama stakeholder lainnya untuk diperbaiki dimasa mendatang,” terangnya.
Selain melakukan evaluasi, aku Vidya, pihaknya juga sedang menyusun program untuk memberikan pendidikan politik bagi warga Kota Bekasi, khususnya bagi mereka para pemilih pemula.
“Pendidikan politik bagi warga pasti akan kami lakukan, apalagi bagi mereka para pemilih pemula. Pemahaman akan peran serta mereka dalam pemilu seperti apa, partisipasi mereka dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pemilunya seperti apa, juga akan kami berikan sosialisasinya,” tandasnya.
