E-Magz, Bekasi – Panen Raya P5 yang diselenggarakan oleh SDS Ananda Bekasi, berlangsung cukup meriah. Selain menampilkan kreativitas siswa, para orang tua siswa juga terlibat langsung kegiatan yang mengedepankan komunikasi tiga arah, antara sekolah, siswa serta orang tua.
Kepala SDS Ananda Bekasi, Bayu Artadri mengatakan, Panen Raya yang dibalut dalam kurikulum Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tersebut, menampilkan sejumlah kreativitas siswa, baik berupa pantun, cerita pendek, kesenian, olahraga dan lain sebagainya.
“Panen Raya ini merupakan program yang ada didalam P5, dan SDS Ananda Bekasi konsisten dalam hal pembentukan karakter siswa. Selain itu, para orang tua juga membuat makanan tradisional yang hasilnya untuk mendukung program AHS. Bahkan untuk tahun ini sudah terkumpul Rp12 juta lebih,” tegas Bayu, Kamis 12/6/2025.
Selain itu, kata Bayu, pada Panen Raya tersebut, seluruh siswa juga mendeklarasikan agar Anak Harus Sekolah (AHS). Dimana dari kegiatan membuat eco enzim yang dilakukan siswa dan dijual kepada orang tua siswa, nantinya hasil penjualannya akan didonasikan untuk program AHS tersebut.
“Kebetulan kami juga menggaungkan program AHS. Dimana hasil dari penjualan eco enzim kepada orang tua, hasilnya akan didonasikan untuk kegiatan tersebut,” katanya.
Kegiatan Panen Raya P5 SDS Ananda Bekasi yang diawali dengan kegiatan senam bersama, juga mengedepankan prinsip menumbuhkan 7 nilai yang tertanam di Sekolah Ananda Bekasi.
“Siswa juga kami ajak untuk terus menanamkan 7 nilai luhur yang sudah ada di lingkungan sekolah,” paparnya.
Dengan menampilkan kreativitas siswa dimana siswa juga diajarkan untuk mengembangkan potensi diri yang ada, baik dihadapan guru, teman hingga orang tua, melalui Panen Raya P5 ini, SDS Ananda Bekasi terus mengajak agar Anak Harus Sekolah (AHS).
Menurut Bayu, hal ini merupakan hak setiap anak untuk mendapatkan pendidikan melalui proses pembelajaran di sekolah sebagai generasi penerus bangsa.
“Melalui Panen Raya P5 ini, SDS Ananda Bekasi terus menggaungkan AHS tersebut, dan melalui penampilan mereka disini juga sebagai bukti nyata bahwa pembentukan karakter juga menjadi bagian penting dalam setiap proses pembelajarannya dengan memperhatikan aspek belajar bergotong-royong, kerjasama hingga penerapan nilai-nilai Pancasila kepada siswa,” tegasnya
